Pengukuran Sudut_Shakira Alzena/X MIPA 1
Nama:
Shakira Alzena
Kelas: X
MIPA 1
Absen: 27
Materi
Pengukuran Sudut
Assalamualaikum
Warahmatullahi wabarakatuh. Kembali lagi di blog saya Shakira Alzena dari X MIPA
1. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas materi Pengukuran Sudut. Simak
pembahasannya ya
Satuan
Pengukuran Sudut
Pengukuran
satuan sudut yang umum dikenal yaitu derajat dan radian. Satuan derjaat
dinotasikan dengan “ ° ”. Misalnya 10°, 30°, 47°, 90°, dan lain sebagainya.
Dapat kita ingat bahwa sudut satu putaran sama dengan 360°. Yang berarti juga
1°= 1/360°
Konsep Dasar Sudut
Untuk memahami masalah sudut, coba kita lakukan langkah-langkah berikut:
- Lukislah titik O.
- Lukislah sinar garis OA.
- Putar sinar garis OA dengan pusat O sampai terjadi sinar garis OB, sehingga terbentuk sudut AOB.
- Beri nama
∠ A O B = θ
Sudut didefinisikan sebagai
hasil rotasi dari sisi awal (initial side) yaitu OA ke sisi akhir (terminal
side) yaitu OB.
Arah putaran memiliki makna
dalam sudut.
Jika arah putaran sudut
berlawanan dengan arah putaran jarum jam maka sudut bertanda positif.
Jika arah putaran sudut searah
dengan arah putaran jarum jam maka sudut bertanda negatif.
Ukuran
Sudut dalam Radian
Definisi:
Satu radian ditulis 1 rad, adalah besar sudut yang dihasilkan oleh perputaran sebesar jari-jari lingkaran.
Perhatikan gambar berikut!
CONTOH SOAL PENGUKURAN
SUDUT
Komentar
Posting Komentar